KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PINRANG PROVINSI SULAWESI SELATAN, JL.BINTANG N0.2 KODEPOS 91212,e-mail kabpinrang@kemenag.go.id

H. Ibrahim : Semoga Mencapai Titik Puncak Penilaian

Pinrang, (Humas Pinrang) - Tahun 1985 merupakan tahun permulaan disosialisasikannya istilah penyuluh agama sebagai pembaharu dari istilah Guru Agama Honorer (GAH) yang digunakan dalam lingkungan kedinasan departemen agama (sekarang Kementerian Agama). dengan berlandaskan KMA Nomor 791 Tahun 1985.

Diawal terbentuknya, Penyuluh agama Islam menjadi garda terdepan Kementerian Agama dalam melaksanakan penerangan dan bimbingan agama Islam di tengah hiruk pikuknya dinamika dan perkembangan kemasyarakatan di Indonesia. Peran penyuluh agama sangat strategis dalam rangka membangun mental, moral, dan nilai ketaqwaaan umat serta turut mendorong peningkatan kualitas kehidupan umat dalam berbagai bidang baik di bidang keagamaan maupun pembangunan.

Sebagai proyeksi dalam peningkatan kompetensi penyuluh dalam bidang pengetahuan, keterampiIan dan skill kepenyuluhan, maka tahun 2017 ini Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan tim Penilai Penyuluh Agama Islam Teladan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Urais dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan terpusat di Panti Asuhan Muslimat Nahdatul Ulama (Muslimat NU) Kabupaten Pinrang (4/5/2017) dan Dra. Hj. Nursyamsi, selaku perwakilan dari Penyuluh Agama Islam Kabupaten Pinrang terpilih untuk mengikuti agenda tahunan tingkat provinsi ini.

Terkait hal tersebut, Kepala Seksi Bimas Kemenag Kabupaten Pinrang (H. Ibrahim, S.Ag.,MA) menanggapi kunjungan tim penilai dari provinsi dengan optimis, beliau mengatakan bahwa “ Kabupaten Pinrang untuk sementara ini mencapai posisi empat besar, semoga hasil dari kunjungan di lokasi mampu menambah poin penilaian sehingga penyuluh dari kabupaten pinrang mencapai titik puncak penilaian dan mewakili Sulawesi Selatan dalam penilaian penyuluh tingkat nasional tahun 2017”.(syb)